Minggu, 01 September 2013

Airlangga Hobi Bermain Futsal di Rumput Sintetis

Striker PERSIB, Airlangga Sucipto,sering mengisi waktu luang dengan berolahraga. Salah satu olahraga yang sering dilakukan pemain PERSIB bernomor punggung 9 ini ialah bermain futsal.

Menurut Ronggom, sapaan akrabnya, bermain futsal selain karena hobi juga dapat menjaga kondisi fisiknya. Selain itu untuk memenuhi hobi bermain futsalnya, Ronggo lebih senang bermain di tempat futsal dengan fasilitas rumput sintetis.

"Lebih nyaman main di rumput sintetis, soalnya saya juga kan main bola lapang besar. Kalau rumput sintetis tidak terlalu keras jadi enak untuk bermainnya," ujarnya.

Mantan pemain Deltras Sidoarjo ini menuturkan, sering menghabiskan waktu bermain futsalnya bersama teman atau pun saudaranya. "Seringnya main malam hari sama sore. Biasanya setiap liburan kalau tidak ada latihan, bersama saudara sama teman-teman," tuturnya.

Selain bermain dengan dengan saudara dan teman-teman, Ronggo pun memiliki kenangan manis ketika diajak bermain futsal bersama mantan-mantan pemain PERSIB.

"Sama mantan-mantan pemain PERSIB juga pernah, biasanya kita main di lapang besar, terus main futsal bareng, senang ada suasana baru," katanya. ***

Koreografi, Kampanye Viking Untuk Menciptakan Image Positif

Hadirnya suporter di lapangan memberikan warna bagi tim kesayangannya. Di kalangan suporter PERSIB, Viking Persib Club kerap hadir mengiringi Maung Bandung melalui lagu, atribut hingga koreografi di tribun untuk memberi semangat dan dukungan positif.

Seperti pada laga PERSIB melawan Persiram Raja Ampat, 24 Agustus lalu. Bobotoh menyuguhkan koreografi lima bendera negara, hal itu pun menjadi sorotan dan acungan jempol dari yang hadir. Namun siapa sangka, koreografi yang disajikan itu adalah kampanye untuk membudayakan dukungan dengan hal positif.

Dirijen Viking PERSIB, Yana mengatakan, ide koreografi yang selama ini dibuat adalah hasil kreasi Viking Boy. Adanya koreografi tersebut pun diharapkan dapat mengikis pandangan sebagian orang yang menilai suporter bola selalu anarkis dan negatif terutama bagi Viking.

"Kita berharap dan ini mungkin merupakan harapan semua suporter mendukung timnya dengan hal positif dan kreatif. Karena masih banyak yang memandang semua nagatif. Maka kita buktikan dengan hasil kreasi ini," kata Yana di Graha PERSIB.

Kreasi yang terinspirasi dari suporter tim besar Eropa ini diakui Yana cukup menguras pikiran, waktu dan materi. Bahkan tidak jarang untuk menyukseskan satu kreasi koreografi, ia dan teman-teman Viking harus patungan uang untuk membeli bahan.

"Dananya ada sebagian dari penjualan tiket juga, sering patungan juga. Tapi yang paling sering adalah menghemat bahan. Jadi seusai dipakai, kita harus memungut lagi di tribun saat laga udah selesai," bebernya.

Yana membeberkan, dalam satu kali koreografi, timnya bisa menghabiskan dana Rp4 juta sampai Rp14 juta, dalam pengerjaannya bisa menghabiskan waktu satu minggu sampai tiga minggu. Bahkan, sejak pagi sebelum pertandingan tim sudah menyiapkan kelengkapan termasuk menyimpan kertas di atas kursi penonton.

"Kendala biasanya penonton kurang, atau penonton tidak sadar, tapi mereka akan mengikuti dan sadar setelah beberapa saat, kadang kertasnya terduduki atau terinjak. Persiapan koreografi untuk gambarnya itu tidak mendadak namun sudah disiapkan untuk satu musim," jelasnya.

Yana pun berharap, kedepan dalam setiap laga PERSIB, tim Viking dapat terus menghadirikan koreografi yang lebih baik dan menarik, agar permainan penggawa Maung Bandung lebih baik lagi. ***

PERSIB Gelar Latihan, Kondisi Hilton Semakin Membaik

Dokter tim PERSIB Rafi Ghani mengatakan, kondisi pasukan Maung Bandung usai mendapat libur selama dua hari, saat ini kondisinya dalam keadaan baik, dan tidak ada yang mengalami cedera.

PERSIB sendiri hari ini kembali menggelar sesi latihan di lapangan Pusdikpom, Cimahi. Libur diberikan kepada Atep dan kawan-kawan setelah laga tunda melawan Persija Jakarta, Rabu (28/8) lalu.

"Sampai saat ini Minggu (01/9) Alhamdulillah tidak ada masalah. Biasanya pada saat libur kalau ada masalah suka langsung menghubungi saya, tapi sekarang Alhamdulillah tidak ada," ujar Rafi di mes PERSIB, Minggu (01/9).

Sementara itu mengenai kondisi Hilton Moreira yang mengalami cedera lutut kiri, sehingga tidak dapat diturunkan saat menghadapi Macan Kemayoran, menurut Rafi, sudah berangsur-angsur membaik.

"Keluhan mengenai cederanya berkurang, tapi tetap harus melihat kondisinya pada saat di lapangan, mungkin hari ini saya akan lihat mengenai perkembangannya lagi," katanya.

PERSIB sendiri saat ini tengah mempersiapkan diri untuk bertanding di dua laga sisa Indonesia Super League (ISL) 2012-2013, menghadapi Persipura (11/9) dan Persiwa Wamena (15/9). ***

Selesaikan Kompetisi, PERSIB Baru Bicara Soal Transfer Pemain

Menjelang akhir kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2012-2013, PERSIB belum akan angkat bicara tentang bursa transfer pemain. Maung Bandung sampai saat ini masih menunggu raport dari Pelatih Kepala Djadjang Nurdjaman hingga selesai dua laga sisa di tanah Papua pekan depan.

Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PT PBB), Kuswara S. Taryono, mengatakan pihaknya kini masih fokus untuk menuntaskan kompetisi. Setelah kompetisi usai, PERSIB baru akan memikirkan kontrak pemain.

"Kita khawatir mengganggu kekompakan tim. Untuk itu kita akan tunggu penilaian dari pelatih kepala. Jadi saat ini kita berharap tim fokus pada pertandingan mendatang," kata Kuswara di Graha PERSIB.

Kuswara tidak merasa khawatir dengan anggapan akan adanya penggawa PERSIB yang didekati tim lain, karena pihaknya telah membangun komunikasi dengan pemain terkait rencana kedepan.

"Nanti pasti kita akan sampaikan sama teman-teman media semua. Saat ini saya belum bisa sampaikan. Kalau masalah didekati tim lain, kita sudah komunikasi secara intensif dengan pemain," jelasnya.

PERSIB saat ini tinggal menyisakan dua laga pamungkas yakni menghadapi Persipura Jayapura dan Persiwa Wamena. Poin maksimal diharapkan bisa tercapai agar target finis di posisi dua klasemen bisa tercapai. ***

Tony Bertekad Berikan yang Terbaik di Tur Papua

Pemain belakang tim Tony Sucipto menyatakan tekadnya untuk dapat mencuri poin penuh pada dua pertandingan sisa yang dimiliki Maung Bandung di Indonesia Super League (ISL) 2012-2013.

Di dua laga sisa tersebut, tim PERSIB akan bertandang ke tanah Papua untuk menghadapi juara ISL 2012-2013 Persipura Jayapura (11/9) dan Persiwa Wamena (15/9).

"Sekarang sisa dua pertandingan yang pasti kita akan berusaha memberikan yang terbaik, untuk mendapatkan poin maksimal," kata Tony di mes PERSIB, Minggu (01/9).

Sementara itu menilai kekuatan tim lawan di dua laga pamungkas ISL tersebut, pemain PERSIB asal Surabaya ini mengatakan, ia dan rekan-rekannya patut mewaspadai, karena tim-tim Papua memiliki rekor kandang yang cukup bagus.

"Mereka sering merepotkan. Kemudian kalau main di kandang jarang kehilangan poin," ujar Tony.

Meski begitu, pemilik nomor punggung 16 ini tetap optimis pasukan Maung Bandung dapat mengatasi Persipura dan Persiwa. "Tetap optimis, pastinya tetap berusaha yang terbaik saja disana," ucapnya. ***